Category Archive Webinar

Bypstudigender

Kartini dalam Perspektif Anak Muda

Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2021, Pusat Studi Gender Universitas Jember (PSG UNEJ) melaksanakan diskusi online, dengan tema “Kartini dalam Perspektif Anak Muda.”Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 22 April 2021 dan dihadiri oleh organ internal dan eksternal Universitas Jember.

Rangkaian kegiatan diskusi online ini dimulai dengan penjelasan topik oleh tiga pemantik dari PSG UNEJ. Ketiga pemantik tersebut antara lain, Trisna Dwi Yuni A. (anggota magang Divisi Advokasi PSG Unej), Alvi Magfiroh (anggota magang Divisi Publikasi PSG Unej), dan Festy Siwi (anggota magang Divisi Publikasi PSG Unej). Ketiga pemantik membawa bahasan yang berbeda-beda, mulai dari perjalanan sejarah Ibu Kartini, misi yang dibawa oleh Ibu Kartini, hingga daya literasi. Ketiga topik tersebut dimaksudkan untuk memunculkan diskusi antara partisipan dan pemantik.

Diskusi online yang diselenggarakan oleh PSG UNEJ ini bertujuan untuk mengenang kembali sosok Ibu Kartini serta memberikan ruang bagi para pemuda untuk menyuarakan pendapatnya mengenai semangat juang Ibu Kartini yang terus berlanjut hingga saat ini. Atmosfer semangat perjuangan Ibu Kartini yang masih sangat terasa dalam diskusi online ini menunjukkan bahwa para pemuda masih mengenang perjuangan sosok Kartini dengan semangat juangnya dalam kesetaraan dan kemajuan. Semangat Ibu Kartini yang terus menggelora di jiwa para pemuda dapat menjadi aset yang luar biasa bagi perbaikan bangsa.

Waktu diskusi selama 45 menit tidaklah terasa lama karena forum diskusi yang sangat aktif. Diskusi yang dibawa mulai dari perjalanan historis Ibu Kartini hingga semangat juang Kartini dalam isu-isu kontemporer membawa diskusi berlangsung dinamis. Diskusi online ini kemudian diakhiri diakhiri dengan pernyataan penutup dari Ketua PSG UNEJ, Dr. Linda Dwi Eriyanti, S.Sos., M.A dan Ketua Divisi Kajian PSG UNEJ, Deditriani Tri Indrianti,
S.Pd., M.Sc.

Bypstudigender

Diskusi Terbuka PSG UNEJ 20 Maret 2021

Dalam rangka peringatan hari perempuan internasional, PSG UNEJ menyelenggarakan diskusi daring dengan tema “Hak Perempuan: Identitas, Solidaritas, dan Perlawanan yang kali ini fokus kepada “Testimoni dan Preskripsi atas Kekerasan Seksual”, dilaksanakan via zoom meeting pada Sabtu 20 Maret 2021, jam 9-12 WIB.

Acara ini dibuka oleh Rektor Universitas Jember, Dr. Iwan Taruna, M.Eng, dan dihadiri oleh WaKapolres Jember Windy Syafutra, SH, SIK, M. Med.Kom yang juga memberikan pengantar di awal acara. Acara ini menghadirkan Psikolog klinis Endang Guritno, S.Psi,. M.Psi dan ahli hukum, Dr. Fanny Tanuwijaya., S.H., M.Hum, mengingat dalam kegiatan ini aka nada testimoni dari perempuan penyintas, dan pembacaan beberapa testimoni dari penyintas yang tidak bersedia menyampaikan langsung.

Sambutan dari Dr. Iwan Taruna, M.Eng., Rektor Universitas Jember

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan komitmen Universitas Jember untuk mencegah dan menangani kekerasan seksual. Dalam hal ini mendukung Permen Pencegahan dan Penanganan Kasus kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi yang nantinya akan menjadi acuan untuk membuat Peraturan Rektor di lingkup Universitas Jember. Rektor juga mendorong mitigasi yang dilakukan oleh PSG agar lebih intensif, sehingga tercipta rasa aman bagi civitas akademika di Unej, maupun ke ranah yang lebih luas.

Kegiatan ini dilatar belakangi oleh keprihatinan atas kekerasan seksual, baik di lingkungan kampus, maupun di dalam kampus. Kegiatan ini juga bertujuan untuk membuka wawasan masyarakat tentang berbagai bentuk kekerasan seksual, mendorong keberanian dan memberikan dukungan kepada penyintas untuk berani mengungkap dan melaporkan tindak kekerasan, juga sebagai bentuk dukungan terhadap Kemendikbud yang saat ini tengah mempersiapkan PERMEN tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.

Kasus kekerasan seksual di masyarakat sebenarnya banyak, tetapi yang diungkap ke permukaan hanya sedikit. Hal ini terbukti, hanya dengan menyebar flyer call for testimony yang jangka waktu pengisiannya hanya 5 hari, kami mendapatkan 32 testimoni dari penyintas kekerasan seksual, dan bahkan saat acara berlangsung ada tambahan 7 orang yang scara spontan memberikan testimoni langsung. Bentuknya beragam, mulai dari kekerasan fisik ringan, kekerasan berbasi gender di media sosial,  hingga perkosaan, dan kekerasan seksual yang disampaikan juga terjadi di berbagai tempat, di kampus, di sekolah, juga di rumah, meskipun penyebaran flyer di lakukan di lingkup mahasiswa.

Catatan penting dari hal tersebut diatas adalah, tidak ada satu kasuspun yang dilaporkan atau ditangani oleh pihak berwenang. Hal ini terjadi karena trauma yang dialami korban atas kejadian diperparah dengan ketakutan korban atas stigma buruk masyarakat yang masing sering menganggap korban justru sebagai pihak yang bersalah. Belum lagi adanya ancaman dari pelaku, dan dan persepsi atas ketidakpastian keberpihakan dari pihak yang berwenang untuk menangani kasus.

Oleh karenanya, kegiatan ini diharapkan mampu membangkitkan kesadaran, bahwa kekerasan seksual adalah masalah kemanusiaan yang menjadi seharusnya menjadi tanggungjawab semua orang. Saling mendukung untuk mencegah dan menangani kasus kekerasan penting dilakukan secara personal maupun dalam kerangka institusi, termasuk perguruan tinggi dengan semua komponennya. Perlu penguatan isntitusi untuk segera membuat regulasi pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual, perlu penyediaan sarana dan prasarana pundukung, juga perlu satgas khusus yang sudah pasti harus memiliki keberpihakan kepada korban.

 

Bypstudigender

HAK PEREMPUAN: IDENTITAS, SOLIDARITAS, PERLAWANAN Testimoni dan Preskripsi Atas Kekerasan Seksual

[PSG PROUDLY PRESENTS]

HAK PEREMPUAN: IDENTITAS, SOLIDARITAS, PERLAWANAN
Testimoni dan Preskripsi Atas Kekerasan Seksual

Dalam rangka memperingati International Women’s Day (IWD) 2021 Pusat Studi Gender Universitas Jember ingin mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan bergabung dalam diskusi terbuka yang akan dilaksanakan pada :

📆 Sabtu, 20 Maret 2021
⏰ 08.45-selesai
💻 Zoom Cloud Meeting
https://zoom.us/j/97368879601

Opening speech oleh Rektor Universitas Jember, Dr. Iwan Taruna, M. Eng
Dengan pemateri:
1.) Endang Guritno, S.Psi,. M.Psi
(Psikolog)

2.) Dr. Fanny Tanuwijaya, S.H,. M.Hum
(Divisi Advokasi PSG Universitas Jember)

Mari bersama-sama kita bangun kesadaran kolektif menyoal perempuan dan tindak kekerasan seksual di perguruan tinggi.

*Terdapat e-sertifikat bagi peserta yang mengikuti acara baik di zoom maupun youtube.

Bersama mewujudkan kedamaian!
Salam kesetaraan!
Narahubung:
+62 812-4985-231 (Agustina Dewi)

Bypstudigender

DISKUSI KEKERASAN DALAM KAMPUS: FENOMENA DAN PRESKRIPSI

DISKUSI KEKERASAN DALAM KAMPUS: FENOMENA DAN PRESKRIPSI
Fenomena kekerasan bebasis gender dapat terjadi di mana saja. Dapat menimpa laki-laki maupun perempuan. Janganlah kita enggan mendiskusikan, apalagi jika itu terkait relasi kuasa. Perguruan tinggi yang baik adalah perguruan tinggi yang segera menyikapi setiap kasus kekerasan dengan tegas. Sejalan dengan kesadaran masyarakat, ke depan sikap perguruan tinggi terhadap kasus kekerasan berbasis gender akan menjadi pertimbangan masyarakat dalam memilih kampus bagi anak-anak mereka
Nara Sumber 1: Drg. Agustin Wulan Suci Dharmayanti, MDSc.
                                  (Akademisi Fakultas Kedokteran Gigi Unej)
Nara Sumber 2: Dr. Fanny Tanuwijaya, S.H., M.Hum.
                                 (Akademisi Fakultas Hukum Unej)
Moderator         : Frimha Purnamawati, S.Pd., M.Pd.
                                  (Akademisi FKIP Unej)